Penerapan kedisiplinan Protokol Kesehatan di Esgasa

Masa pandemi sekarang ini, sangat penting bagi kita untuk senantiasa menjaga kesehatan. Tak lain tujuannya adalah agar sistem imun kita tetap baik. Dengan sistem imun yang baik maka resiko atau peluang untuk sakit akan lebih kecil. Apalagi virus korona yang sedang marak dan merajalela saat ini lebih cenderung membahayakan individu yang mempunyai kesehatan yang kurang prima maka sangat penting bagi kita untuk terus mempertahankan kestabilan imunitas tubuh. 

Selain menjaga kesehatan, yang tidak kalah penting adalah disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak. Itu adalah protokol kesehatan yang wajib kita patuhi untuk mejaga diri sendiri dan juga orang lain. Sangat peting bagi kita untuk sadar dan menanamkan kesadaran dalam disiplin menerapkan protokol kesehatan dimanapun kita berada. Di rumah, di sekolah, kantor, pasar dan tempat-tempat lainnya. 

Terlebih jika kita berada di tempat yang merupakan fasilitas umum dan berinteraksi dengan banyak orang, protokol kesehatan mutlak dibutuhkan. Di SMP N 3 Sawit pun demikian, Bapak/Ibu Guru dan Karyawan berusaha untuk selalu menerapkan protokol kesehatan untuk menjaga satu sama lain. Setiap memasuki sekolah, di  lobi sudah ada petugas yang mengukur suhu tubuh dan menyemprotkan handsanitizer.  Di muka masing-masing ruangan pun sudah disediakan kran air untuk mencuci tangan, dilengkapi dengan sabun yang ada di samping pipa kran. Bagi yang tidak menggunakan masker biasanya diingatkan untuk menggunakan maskernya terlebih dahulu. 

Saat bekerja di ruangan pun Bapak/Ibu Guru dan karyawan selalu mengindahkan protokol kesehatan. Misalnya saat koordinasi, Kepala sekolah selalu mengingatkan untuk menggunakan masker atau faceshield dan menjaga jarak satu sama lain. Mempersingkat koordinasi untuk mencegah kerumunan juga dilakukan. Selain itu dalam jangka waktu tertentu, juga diadakan penyemprotan desinfektan di semua ruangan yang dilakukan oleh petugas. Semua itu adalah upaya kami   untuk  memutus mata rantai penularan covid-19. Mari bersama kita putus mata rantai penyebaran covid-19 dengan menumbuhkan kesadaran dalam diri kita masing-masing. Kalau bukan kita, siapa lagi? Kalau bukan di sisni, dimana lagi? Kalau saat ini, kapan lagi? 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *